Benteng (23/07/2022), Pelaksanaan Pelatihan Pengelolaan Wisata Homestay, Pondok Wisata hari pertama oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar di Cafe Passinana berjalan kondusif dan lancar. Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari kalangan pengelola homestay/ pondok wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Adapun materi yang disampaikan pada hari pertama, diantaranya oleh ibu Kurnia Yusniar Rahma, S.Par, S.Sos, M.Si yang bertindak sebagai pemateri kedua, setelah Kadisparbud Kepulauan Selayar. Beliau yang merupakan salah satu akademisi dari Poltekpar Makassar, mengampu mata kuliah Hospitality tentu telah memiliki banyak pengetahuan manajemen atau pengelolaan akomodasi, termasuk pengelolaan homestay.
Dalam satu setengah jam pemaparan materi, tak sedikit informasi menarik yang tersampaikan, dimulai dari penjelasan sejarah perjalanan dan akomodasi, beberapa jenis akomodasi yang untuk sebagian orang mengenal beberapa istilah saja.

“Sebelum mengetahui istilah homestay, perlu kita kenali dulu beberapa jenis akomodasi, ada lebih 50 jenis akomodasi dalam pariwisata yang mungkin bagi sebagian orang mengenal beberapa istilah saja, diantaranya resort, wisma, bungalow, losmen, holiday holmes, minshuku, guest house, … ” jelasnya.
Termasuk istilah homestay yang dalam Permen Parekraf Nomor 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pondok Wisata diartikan sebagai penyediaan akomodasi berupa bangunan rumah tinggal yang dihuni pemiliknya dan dimanfaatkan sebagian untuk disewakan dengan memberikan kesempatan kepada wisatawan/tamunya untuk dapat berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari bersama pemiliknya.
Selanjutnya juga dipaparkan mengenai beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk homestay terbaik diantaranya adalah pelayanan prima untuk wisatawan/ tamu sehingga tamu akan dengan sukarela memasarkan homestay yang kita kelola karena kepuasan yang mereka dapatkan selama tinggal.
Penyampaian materi diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab dengan beberapa peserta pelatihan. (NFS_HumasDisparbud)

