Selayar – Memasuki bulan Oktober yang merupakan bulan dilaksanakannya event tahunan Festival Takabonerate, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan kembali melaksanakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan event tersebut. Rapat ini dilaksanakan pada hari Senin, 2 Oktober 2023 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar.
Dihadiri oleh anggota Forkopimda, Kepala OPD, Kepala Instansi Vertikal, Kepala BUMN dan BUMD, serta para komunitas dan pelaku usaha pariwisata, rapat ini dipimpin langsung oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Yunan Karaeng Tompobulu mewakili Bupati Kepulauan Selayar yang berhalangan hadir.
Sebelum rapat dimulai, ia menyampaikan beberapa poin-poin penting yang harus diperhatikan pada pelaksanaan event Festival Takabonerate 2023.
“Lakukan persiapan yang diperlukan, seperti listrik dan kebersihan lingkungan tempat berlangsungnya acara. Jangan sampai kita kedatangan tamu tapi kita tidak siap.” ucapnya.
“Persiapkan juga masalah keamanan, pak dandim, pak kapolres mohon kerjasamanya.” tambahnya
Setelah pembukaan tersebut, rapat dilanjutkan dengan penjelasan teknis pelaksanaan event yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam paparannya ia menyampaikan
keunikan dan nilai pembeda Festival Takabonerate.
“Event Festival Takabonerate ini merupakan gabungan wisata bahari, wisata alam, wisata budaya dan sejarah. Wisata bahari misalnya tamu-tamu nanti bisa bermain dengan Baby Shark, saya kira cuma bisa di Selayar bermain dengan Baby Shark ini. Lalu ada juga wisata bawah laut, wisata budaya, wisata sejarah. Jadi lengkap ya ini.” paparnya.
Ia juga berharap ada dampak ekonomi yang bisa didapatkan dari pelaksanaan event ini.
“Yang kita harapkan dengan pelaksanaan FTB, PAD kita bisa meningkat dan UMKM kita bisa mendapatkan dampaknya juga dari tamu-tamu yang berbelanja.” harapnya.
Selain itu turut disampaikan juga mengenai jadwal pelaksanaan kegiatan, rangkaian kegiatan, rundown acara, paket wisata yang disediakan, serta hal-hal teknis lainnya berkaitan dengan pelaksanaan event Festival Takabonerate 2023.
Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Ahmad Yani juga menyampaikan beberapa perkembangan persiapan event dalam rapat tersebut. Ia juga menjelaskan alasan pemilihan tempat pelaksanaan event.
“Tadi Kadis Pariwisata sudah sampaikan Pulau Jinato dan Pulau Tinabo sebagai salah satu tempat pelaksanaan FTB . FTB ini adalah ajang pesta rakyat bagi masyarakat di Pulau Jinato. Mereka memanifestasikan rasa syukur mereka melalui berbagai kegiatan. Kami memilih Pulau Jinato sebagai tempat pelaksanaan Festival Takabonerate dan Takabonerate Dive Camp karena pulau Jinato sudah cukup lengkap fasilitasnya. Masyarakat disana juga sudah siap. Nanti dari Jinato kita juga ke pulau Tinabo dan beberapa kegiatan akan dilaksanakan disana.” jelasnya.
“Harapannya uang yang dibawa peserta bisa ditumpahkan kepada masyarakat Pulau Jinato dan bisa memberdayakan masyarakat disana.” tambahnya.
Rapat berlanjut dengan penyampaian dari anggota Forkopimda dan sesi diskusi oleh para peserta rapat tentang pelaksanaan acara. Sebagai informasi, Festival Takabonerate akan dilaksanakan pada tanggal 26-30 Oktober 2023 dengan tema “Selayar : Pesona Bahari, Kemilau Budaya.” (GN-Humas Disparbud)


