Selayar – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Hizbullah Kamaruddin menghadiri rapat pembahasan rencana aksi pengembangan wisata bahari pada Rabu tanggal 5 Oktober 2022 pukul 10:00 WITA. Rapat ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bontolebang dan dilaksanakan di Gedung Dive Center, Dinas Perikanan Komplek TPI/PPI Bonehalang, Benteng. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan oleh para pegiat wisata dan kelompok sadar wisata Desa Bontolebang yang ditujukan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dimana hasil dari pengiriman proposal tersebut Kementerian Perikanan dan Kelautan akan memberikan bantuan yang berupa landmark Selamat Datang dan speedboat yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk berkunjung ke Desa Bontolebang. Atas dasar tersebutlah Pemerintah Desa Bontolebang mengundang beberapa pihak dan melaksanakan rapat atau pertemuan ini menindaklanjuti hasil dari proposal tersebut dan juga untuk membahas rencana aksi pengembangan wisata bahari Desa Bontolebang.
Selain dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, rapat ini juga dihadiri oleh Kepala UPTD Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan Dinas Perikanan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Desa Bontolebang, Ketua BumDES dan POKDARWIS Desa Bontolebang, serta para pelaku dan komunitas pariwisata.
Pada rapat tersebut, Drs. Hizbullah menyampaikan perihal pembangunan desa wisata yang harus melibatkan banyak pihak dan dilaksanakan secara terpadu.
“Untuk membangun desa wisata ini, kita harus lintas OPD. Artinya harus dikeroyok dan dikerjakan bersama-sama secara terpadu agar tidak tumpang tindih.”
Selain itu, beliau juga menyampaikan perihal desa wisata dan berharap untuk mengutamakan masyarakat dalam pembangunan pariwisata di Desa Bontolebang.
“Pembangunan pariwisata itu berbasis masyarakat, sehingga masyarakat itu merasakan manfaatnya. Mulai dari potensi, inisiatif juga ada sama masyarakat bersangkutan. Dan manfaat keberadaan destinasi juga masyarakat bersangkutan yang merasakannya. Alhamdulillah kita sudah ada POKDARWIS, sudah ada pendamping desanya. Tinggal bagaimana kita mengembangkan indikator-indikator untuk menjadi desa wisata itu.” jelas beliau.
Sebagai penutup, beliau juga menyampaikan dukungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terhadap rencana aksi pengembangan wisata bahari yang digagas oleh Pemerintah Desa Bontolebang.
“Insya Allah kami selalu mendukung karena ini berkaitan dengan kinerja kami juga. Pasti kami serius memperhatikan ini, dan ikut bagaimana dan apa yang bisa kami lakukan, pasti kami lakukan.” tutup beliau. (GN-Humas Disparbud)


