Selayar, Wakil Bupati Kepulauan Selayar membuka rapat materi penyusunan proposal proyek investasi untuk kegiatan Selayar Investment Day Tahun 2022 yang direncanakan pada Bulan Oktober mendatang. Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar pada hari Rabu (31/08/2022), kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Instansi terkait yang akan memberikan paparan proyek investasi yang ditawarkan, diantaranya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan KUKM, Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian, serta Balai Taman Nasional Takabonerate. Turut hadir Kepala Badan Bappelitbangda, Kepala Dinas PUTR hingga perwakilan dari Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Selayar.
Hadir membuka rapat ini, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, S.H. menyampaikan pentingnya persiapan materi investasi yang akan disampaikan kepada investor, khususnya untuk pencapaian target adanya investor lokal ataupun asing yang berinvestasi ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
Perlu diketahui, kegiatan Selayar Investment Day 2022 ini direncanakan akan dihadiri oleh 50 orang investor nasional, hingga 20 orang investor asing yang dapat menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Kepulauan Selayar ke investor tersebut. Pelaksanaan rapat tersebut dilanjutkan dengan pemaparan oleh masing-masing Kepala Dinas dan perwakilan Balai Taman Nasional Takabonerate yang menjelaskan peluang investasi yang ditawarkan sesuai dengan urusan instansi masing-masing.
Selanjutnya, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, S.H. setelah mendengar pemaparan dari pimpinan instansi tersebut mengungkapkan pentingnya keseragaman dalam sistematika presentasi, serta muatan atau substansi yang harus dilengkapi dengan data pendukung yang lengkap yang menunjang potensi atau peluang investasi yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Pentingnya keseragaman sistematika yang akan disampaikan, diantaranya yaitu adanya gambaran umum, potensi investasi, peluang investasi, ragam investasi dan tantangan investasi. Selain itu, pentingnya jadwal deadline terkait revisi materi yang harus dilengkapi dengan muatan atau substansi dan data pendukung terkait potensi investasi yang ditawarkan ke investor untuk memperkuat argumen kita kalau potensi kita itu layak jual.” ungkap H. Saiful Arif, S.H. (Dian-HumasDisparbud)


