Selayar, Kunjungan yang dilakukan oleh rombongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ke Desa Khusus Bahuluang pada Kamis (04/08/2022) terkait survei lokasi pelaksanaan, khususnya identifikasi atraksi dan pendataan Homestay di Desa Bahuluang untuk event Fesival Takabonerate yang rencananya akan dilaksanakan pada 23- 28 Oktober 2022.
Pada sambutannya di tengah-tengah perwakilan pemerintah desa, Bumdes, Pokdarwis dan masyarakat Desa Khusus Bahuluang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs. Hizbullah Kamaruddin menjelaskan terkait identifikasi atraksi yang berdasarkan kearifan lokal dan kesiapan akomodasi yang disiapkan oleh Desa Bahuluang sebagai lokasi pelaksanaan Event Festival Takabonerate Tahun 2022.
“Pelaksanaan kegiatan Festival Takabonerate tanggal 23-28 Oktober, Desa Bahuluang sebagai salah satu lokasi kegiatan, jadi kita perlu melakukan persiapan apa yang akan ditampilkan ke tamu. Mulai dari identifikasi atraksi yang ditampilkan, yang pastinya semua dari kearifan lokal disini. Atraksi daya tarik tersebut yang pastinya dianggap unik untuk diperlihatkan. Walaupun hal sederhana yang dibuat, tetapi bila diperlihatkan mulai dari prosesnya. Hal tersebut, bisa menjadi daya tarik luar biasa ke wisatawan” ungkap Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Selain itu, Beliau juga menjelaskan pentingnya kesiapan masyarakat dalam penyediaan rumah mereka sebagai homestay untuk wisatawan yang akan berkunjung pada event tersebut.
“Persiapan rumah masyarakat sebagai homestay juga penting untuk dilakukan. Oleh karena itu, kita lakukan identifikasi dari masyarakat terlebih dahulu mengenai kelayakannya. Selain itu, di kegiatan inilah saatnya masyarakat mempraktekkan pelatihan pendampingan desa wisata yang dulu pernah diikuti. Kita harapkan kesan yang baik dari para tamu yang jadi tujuan kita.” jelas Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Ditemui setelah lakukan pendataan homestay bersama rombongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Andi Titian Sumarni, S.Pi. selaku Sekretaris Pokdarwis Tanjung Menanti Desa Bahuluang mengungkapkan apresiasi pelaksanaan FTB yang berlokasi di Desa Bahuluang, serta persiapan yang akan dimaksimalkan untuk kegiatan tersebut.
“Antusias sekali karena ini pertama kali acara sebesar ini diadakan di Bahuluang. Suatu penghargaan atau kebanggaan terbesar kami, karena di samping memperkenalkan Desa Bahuluang, daya tarik desa ini akan keluar dan terbukti dengan sendirinya, karena ada event ini. Dari segi pengenalan, Bahuluang akan lebih terkenal dari sebelumnya. Terkait persiapan, khusus untuk pokdarwis itu sendiri dari penyiapan akomodasi atau homestay dan kebersihan, karena ini termasuk dari kenyamanan tamu. Penyiapan atraksi juga pastinya akan melibatkan anak-anak, mulai SD hingga SMP.” ungkap Titian Sumarni.
Lebih lanjut, pelaksanaan event Festival Takabonerate ini diharapkan oleh Kadisparbud dimanfaatkan sebagai kesempatan yang baik untuk kebangkitan pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar, terutama di Desa Bahuluang yang menjadi wisata andalan atau unggulan dan harus diikuti dengan keterlibatan atau keikutsertaan masyarakat. (Dian-HumasDisparbud)


