Selayar – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Hizbullah Kamaruddin bersama dengan beberapa staf Disparbud menghadiri rapat persiapan acara Selayar Investment Day yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober di Kantor Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia di Jakarta. Rapat persiapan ini sendiri dilaksanakan di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar pada hari Rabu tanggal 31 Agustus 2022 pukul 09:00 WITA. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif S.H, perwakilan Balai Taman Nasional Taka Bonerate, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rapat dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari Balai Taman Nasional Taka Bonerate dan empat OPD yang akan memaparkan peluang investasi pada acara Selayar Investment Day yang akan dilaksanakan di Jakarta. OPD yang memaparkan materi presentasi pada rapat kali ini berturut turut adalah Dinas Pertanian dengan pemaparan program investasi kelapa dan peternakan sapi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan pemaparan peluang investasi pengembangan destinasi wisata, Balai Taman Nasional Taka Bonerate dengan pemaparan investasi usaha penyediaan jasa transportasi di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM dengan potensi dan peluang pembangunan kawasan pusat distribusi logistik, dan Dinas Perikanan dengan pemaparan potensi dan investasi sektor perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam kesempatan pemaparan pada rapat tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyampaikan beberapa poin materi mulai dari gambaran umum dan aksesibilitas Kabupaten Kepulauan Selayar, potensi pariwisata baik itu wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar, pengembangan pariwisata Selayar, pengembangan Desa Wisata, dan peluang investasi pariwisata Selayar yang meliputi investasi khusus, investasi umum, dan kerjasama pengelolaan kawasan wisata Tamamelong.
Drs. Hizbullah juga menyampaikan perihal pentingnya peran investor untuk memaksimalkan potensi bahari yang ada di Selayar.
“Potensi wisata budaya dan buatan, Selayar ini sedikit kami sampaikan yang dominan itu potensi wisata bahari. Jadi kalo kita bicara wisata bahari di Sulawesi Selatan, itu kita bicara Selayar. Untuk budayanya itu Toraja. Namun banyak Kabupaten, banyak daerah lain yang sudah lebih maju wisata baharinya. Oleh karena itu dibutuhkan investor dan investasi di Selayar di bidang wisata bahari untuk memaksimalkan potensi wisata bahari yang ada di Selayar.” jelas beliau.
Setelah pemaparan dari masing-masing OPD dan Balai Taman Nasional, rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh para peserta rapat perihal materi yang sebelumnya dipresentasikan. Pada pukul 12:00 WITA rapat diakhiri dengan arahan serta masukkan dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar (GN-Humas Disparbud).


