Dalam rangka meningkatkan minat dan apresiasi siswa terhadap sejarah dan kebudayaan daerah serta mensosialisasikan Museum Nekara sebagai salah satu daya tarik wisata sejarah dan budaya di Kepulauan Selayar, UPTD Museum Nekara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum, Rabu, (27/ 07/2022).


Kegiatan yang dilaksanakan di Museum Nekara ini akan berlangsung selama 6 hari dimulai sejak hari Senin 25 Juli 2022 hingga Sabtu 30 Juli 2022 dan dana kegiatan berasal dari DAK BOP Museum dan Taman Budaya Tahun Anggaran 2022. Mengundang 12 sekolah yang terdiri dari 6 Sekolah Dasar dan 6 Sekolah Menengah Pertama, yakni UPT SDI Tanabau Tenro, UPT SDI Teko No. 100, UPT SDN Barat Lambongan, UPT SDI Lembang Matene No 27, UPT SDI Pa’garangan No 66 Bontosikuyu, UPT SDI Paoya No 71 Bontoharu, UPT SMPN Alasa 46, UPT SMP Gollek Bontomanai, UPT SMP Satap Bonelohe, UPT SMP Muhammadiyah Benteng, UPT SMP Bontosikuyu No 10, dan UPT SMPN Manarai No 18 Bontoharu.


Pada hari ini sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, giliran UPT SDN Barat Lambongan dan UPT Satap Bonelohe yang memenuhi undangan dari pihak Museum Nekara. Nampak antusiasme siswa/i melihat koleksi Museum Nekara dan mendengarkan penjelasan dari pemandu museum. Belajar Bersama di Museum mengajarkan kepada siswa/i tentang sejarah Selayar melalui koleksi benda-benda yang dimiliki oleh Museum Nekara.
Aulia Khaira, salah satu siswa dari UPT SDN Barat Lambongan berujar bahwa ini kali pertama dia berkunjung ke Museum Nekara dan merasa senang dapat belajar mengenai koleksi museum.

“Nama saya Aulia Khaira, saya sangat senang dapat berkunjung ke Museum Nekara karena dapat melihat koleksi-koleksi di museum, tadi saya melihat alat penggiling jagung dan baru pertama melihat benda seperti itu. Saya akan menceritakan pengalaman saya mengunjungi museum dan suatu saat nanti saya akan kesini lagi” Ujar siswi yang baru duduk di bangku kelas IV SD tersebut.


Setelah berkeliling dan mengamati museum, para siswa/i ini dipandu untuk mengunjungi Gong Nekara yang letaknya tak jauh dari museum. Sebelum masuk ke area Gong Nekara, mereka diberikan pengarahan mengenai sejarah dan fungsi dari Gong Nekara tersebut oleh Ibu Ermawati S.S yang bertindak sebagai pemandu dalam rombongan itu.
Hal yang paling diharapkan dari kegiatan Belajar Bersama di Museum ini adalah dengan mengetahui sejarah daerahnya, generasi muda dapat dengan bangga menceritakan dan melestarikan budaya leluhurnya. (NFS_HumasDisparbud)

