Selayar, Sebelum melakukan kegiatan pembersihan koleksi di Museum Nekara, Tim Konservasi Koleksi Museum Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan melakukan briefing dan diskusi singkat dengan pihak Museum Nekara dengan pada Selasa, 19 Juli 2022 bertempat di ruang kerja Kepala Museum Nekara.
Perlu diketahui bahwa kunjungan Tim BPCB Sulsel ini merupakan undangan dari pihak Museum Nekara atas bantuan tenaga konservator dengan tujuan membersihkan beberapa koleksi dari Museum Nekara dari hasil ekskavasi yang dilakukan tahun lalu. Kegiatan ini akan dilakukan selama 5 hari, 19 – 24 Juli 2022.
Dalam bincang-bincang tersebut ada beberapa hal yang disampaikan, salah satunya dari Bapak Munafri, S.Sos, M.Adm, SDA yang mengharapkan munculnya konservator muda di daerah terutama daerah yang memiliki ribuan koleksi dan cagar budaya, seperti halnya di Selayar.
“Kami datang kesini bukan hanya untuk melakukan konservasi koleksi museum, lebih dari itu kami menginginkan munculnya konservator muda di daerah dengan ribuan koleksi dan cagar budaya dengan cara mentransfer ilmu yang dimiliki untuk menyela matkan cagar budaya di daerah”, ujarnya.

Hal ini sejalan dengan penuturan ibu Ermawati, S.S selaku Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Museum Nekara bahwa salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya sertifikasi tenaga konservator.
“Sertifikasi tenaga konservator menjadi kendala, diharapkan tahun depan ada lembaga yang bisa bekerjasama dengan lembaga sertifikasi seperti BNSP. Ini juga dinilai sangat penting untuk standardisasi museum”, katanya.
Diharapkan untuk selanjutnya, dalam pelatihan atau workshop terkait konservasi yang akan diadakan perlu melibatkan banyak sumber daya dari Museum Nekara untuk menciptakan lebih banyak tenaga konservator dari internal museum. (NFS_HumasDisparbud)



