Selayar – Kepala Bidang Pemasaran dan Kepala Bidang SDM & Ekraf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar pada hari Rabu tanggal 27 Agustus 2025 mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 dan Pendaftaran Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenparekraf dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah serta memperluas promosi pariwisata Indonesia melalui ajang penghargaan nasional dan kurasi event unggulan daerah. Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Dinas Pariwisata Se-Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar.
Agenda pada rapat daring dibagi menjadi dua bagian yaitu Pembahasan Usulan Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 Kab /Kota Se Sulawesi Selatan dan Pembahasan Usulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kab/Kota Se Sulawesi Selatan.
Wonderful Indonesia Award (WIA) sendiri adalah penghargaan yang diberikan bagi destinasi wisata, desa wisata, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang berkontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Ada empat kategori yang bisa diusulkan untuk mendapat Wonderful Indonesia Awards yaitu Desa Wisata terbaik, Daya Tarik Wisata terbaik dikelola swasta, Pokdarwis terbaik, dan Toilet terbaik di Daya Tarik Wisata yang dikelola swasta.
Sementara Kharisma Event Nusantara (KEN) adalah program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyeleksi dan mempromosikan event-event berkualitas di seluruh Indonesia.
Menindaklanjuti zoom meeting yang telah diikuti, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) & Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dhian Trisnawaty menyampaikan akan merekomendasikan Desa Bontolempangan untuk keikutsertaan dalam Wonderful Indonesia Awards kategori Pokdarwis terbaik.
“Untuk tindak lanjut dari zoom meeting kemarin, bidang sdm & ekraf mengusulkan Desa Bontolempangan Kecamatan Buki untuk mengikuti Wonderful Indonesia Award dimana peran Pokdarwis di Desa Bontolempangan berperan sesuai fungsi dan perannya dan menjadi ujung tombak dalam pengembangan Pariwisata Dusun Tenro, Desa Bontolembangan sebagai Kampung Budaya yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakatnya.” jelasnya.
“Nanti kami lihat kembali persyaratannya, harapannya Pokdarwis Desa Bontolempangan memenuhi syarat dan bisa mengikuti award ini.” tambahnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran, Sri Nurnaningsih menyampaikan untuk Karisma Event Nusantara tahun 2026 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar akan kembali mendaftarkan event Festival Takabonerate.
“Untuk Karisma Event Nusantara tetap yang akan didaftarkan FTB karena event tersebut memenuhi syarat.” ujarnya.
Setelah tahap pendaftaran selesai, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melaksanakan kurasi guna penentuan kelolosan ke tahap selanjutnya. (GN-Humas Disparbud)


