Rumah Baca SAKU gelar Nobar (Nonton Bareng) film dokumenter Didek “Nyanyian Warisan Leluhur” pada Sabtu (10/05/2025) di Dusun Tenro, Desa Bontolempangan, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Putrawansyah (Salah satu pegiat Rumah Baca SAKU) menyampaikan “Film dokumenter ini merupakan hasil catatan ekplorasi Rumah Baca SAKU selama beberapa bulan dalam mendokumentasikan dan menyatukan informasi Kesenian Didek agar menjadi pengetahuan yang utuh dan tetap terlestarikan.”
Gelar Nobar ini pula merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap warga Tenro sekaligus menjadi pengingat agar kesenian Didek ini tetap dijaga dan dilestarikan bersama-sama.
Kegiatan ini diwarnai dengan antusias warga yang berbondong-bondong ke lokasi untuk menikmati pemutaran film. Selain itu, kegiatan ini juga di hadiri oleh Kepala Desa Bontolempangan dan jajarannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Bidang Kebudayaan, pegiat budaya serta tokoh-tokoh penting lainnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sepatah kata oleh Kepala Desa Bontolempangan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Keduanya menyampaikan pesan yang sejalan yaitu apresiasi dan dorongan agar tetap menggalakkan aktifitas yang mengarah pada pelestarian kebudayaan.
Mewakili Rumah Baca SAKU, Rahmat Kaizar menyampaikan harapaannya “bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk tetap kita laksanakan mengingat perkembangan teknologi yang semakin cepat bisa kita manfaatkan untuk pengawetan budaya daerah. Kami juga berharap agar tercipta regenerasi penerus Nyanyian ini sebab kunci pelestarian kebudayaan ada pada penyambungnya (Regenerasi).”

Sumber Text dan Foto : Rahmat Kaezar

