Selayar, Dalam upaya meningkatkan potensi pariwisata lokal, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar mengadakan musyawarah desa untuk untuk menentukan ketua baru Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Barat Lambongan pada Kamis (10/08/20203) tersebut dihadiri oleh para perangkat Desa, perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kepulauan Selayar yakni Kepala Bidang Kebudayaan dan Pejabat Fungsional Lingkup Disparbud, Masyarakat Desa, hingga Mahasiswa KKN Unhas Posko Desa Barat Lambongan.
Dibuka oleh Pjs. Kepala Desa Barat Lambongan, musyawarah desa ini disepakati untuk menentukan struktur keanggotaan baru Pokdarwis Desa Barat Lambongan yang mampu membantu untuk mengembangkan pengelolaan dan promosi daya tarik wisata Desa Barat Lambongan, yaitu Opu Karajeng dan Permandian Ere Poso.
Kepala Bidang Kebudayaan, Andi Nur Samsi dalam arahannya mengungkapkan harapan terbentuknya Pokdarwis baru Desa Barat Lambongan yang dapat meningkatkan kualitas pengembangan daya tarik wisata di Desa tersebut.
“Pentingnya Sapta Pesona yang harus diwujudkan di Desa Barat Lambongan juga merupakan tolak ukur untuk peningkatan kepariwisataan yang ada di desa, jadi masyarakat yang nantinya masuk ke keanggotaan Pokdarwis yang baru diharapkan kesadaran dan dapat bekerja sama untuk mengatasi permasalahan terkait pariwisata. Kemudian, 2 daya tarik pariwisata yang sementara digarap untuk dikembangkan yaitu Opu Karajeng dan Permandian Ere Poso, semoga dengan adanya pokdarwis ini bisa meningkatkan kualitas pariwisata yang ada di Desa Barat Lambongan ini.” Harapnya.
Lebih lanjut setelah diskusi dilakukan, terpilih Sdr. Muhammad Ikrar dari Kelompok Pemuda sebagai Ketua Pokdarwis terpilih untuk struktur organisasi yang baru untuk Desa Barat Lambongan.
Diketahui tugas utama Pokdarwis yang baru terpilih akan mencakup pengembangan dan pengelolaan daya tarik wisata di desa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata.
Musyawarah desa tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Dengan dukungan penuh dari warga desa dan komitmen yang kuat dari Pokdarwis yang baru terbentuk, diharapkan pariwisata desa akan mengalami perkembangan yang positif dan berkelanjutan ke depannya. (Dian-HumasDisparbud)




