Selayar, Event tahunan yang diagendakan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai OPD Pelaksana yaitu Festival Takabonerate 2022 akan dilaksanakan mulai tanggal 23 s/d 28 Oktober 2022. Beberapa persiapan untuk menyukseskan kegiatan tersebut mulai dilakukan, diantaranya survei lokasi camping hingga koordinasi persiapan atraksi yang akan disuguhkan pada event Festival Takabonerate 2022.
Pada Selasa (03/10/2022), rombongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kembali melakukan kunjungan ke Desa Khusus Bahuluang sebagai salah satu lokus event. Beberapa item kegiatan rangkaian Event Festival Takabonerate akan dilaksanakan di desa ini, diantaranya Bahuluang Exploring Camp, jelajah spot snorkeling dan diving Pulau Bahuluang, Bahuluang Land Tour, atraksi permainan rakyat dan atraksi kearifan lokal, hingga pertunjukan seni oleh Masyarakat Bahuluang.
Persiapan atraksi yang akan disuguhkan oleh Masyarakat Bahuluang menjadi salah satu yang diagendakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada kunjungan ini. Turut melibatkan siswa-siswi dari UPT SD Negeri Bahuluang No.34 Kepulauan Selayar dan UPT SMPN 42 Satap Bahuluang Kepulauan Selayar yang nantinya akan menari untuk prosesi penjemputan dan suguhan malam ramah tamah.
Supriadi B, S.P., Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disparbud yang juga selaku Anggota Divisi Seremoni dan Penyambutan Tamu Festival Takabonerate 2022, terjun langsung sebagai pelatih tari siswa-siswi tersebut yang akan menampilkan tari Katto-Katto, Akkadaro dan Tulolongna Bahuluang, 3 tarian yang merupakan tari kreasi yang disadur dari tari tradisi Selayar dan beberapa dasar gerak tari Sulawesi Selatan. Mengenai kemajuan persiapan tarian tersebut, Supriadi B, S.P mengungkapkan progresnya yang sudah semakin matang dengan latihan tari yang dipadukan musik yang disiapkan oleh Sanggar Seni Tanadoang.
“Alhamdulillah sudah bisa dikatakan mereka sudah siap mulai dari penjemputan, terus kesiapan pengisi acaranya, tinggal bagaimana kita koordinasi terus ke masyarakat utamanya Kepala Desa Bahuluang. Dari SD khusus anak laki-laki dipersiapkan tari Katto-Katto, yang dwi fungsi, di samping menari pada penjemputan, juga bertugas mengantar tamu festival ke homestay-nya masing-masing. Kedua, anak SD khusus perempuan, tari Akkadaro dan ketiga, tarian Tulolongna Bahuluang oleh anak SMP yang kita lihat persiapan latihannya sudah matang, karena kemarin kita coba menggabungkan dengan musiknya.” ungkap Beliau.
Selain itu, Supriadi B, S.P. juga turut mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk mempersiapkan event tahunan FTB 2022 yang kali ini diselenggarakan di Desa Khusus Bahuluang, khususnya pada 25 s/d 27 Oktober 2022.
“Jadi adik-adik itu kita maklumi bahwa kegiatan kemarin final check itu hal baru bagi mereka. Jadi kita sangat bersyukur kalau ada apresiasi dan antusiasme yang seperti itu, termasuk yang SMP juga, karena disana ada SMP khusus, mereka juga kita libatkan. Temasuk Ibu-Ibu juga yang akan menyemarakkan nanti di malam ramah tamah selama 2 malam. Kita selaku stakeholder, pelaksana teknis event FTB sangat mengapresiasi kesungguhan dan keseriusan masyarakat Bahuluang.” jelas Beliau. (Dian-HumasDisparbud)


