Selayar (20/08/2022), Sebanyak 40 peserta mengikuti Pelatihan Pemandu Wisata Budaya Museum yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar. Para peserta pelatihan berasal dari Pokdarwis, Travel Agent, dan beberapa diantaranya perwakilan siswa/i dari SAKA (Satuan Karya) Pariwisata, SAKA Bhakti Husada, SAKA Kencana dan SAKA Kalpataru. Pelatihan ini akan berlangsung sampai 3 (tiga) hari kedepan.
Kepulauan Selayar sebagai salah satu destinasi yang memiliki wisata budaya yang sangat potensial dibutuhkan SDM yang profesional dan memahami latar belakang sejarah agar dapat menyampaikan informasi yang sesuai kepada wisatawan. Hal ini sejalan dengan materi yang dipaparkan oleh Bapak Ikbal, S.Sos., M.Si tentang bagaimana merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan Pemandu Wisata Budaya Museum. Beliau bertindak sebagai pemateri kedua pada hari pertama pelaksanaan pelatihan ini, Sabtu 20 Agustus 2022. Setelah sebelumnya Kadisparbud Kepulauan Selayar telah membuka secara resmi pelatihan sekaligus menjadi pemateri pertama.


Dalam isi pemaparannya, Bapak Ikbal yang menjabat sebagai Sekretaris Umum AMIDA Sulawesi ini juga menyampaikan tentang kekagumannya terhadap potensi wisata yang dimiliki oleh Selayar.
“Selayar memiliki potensi wisata yang sangat besar, ketika pertama kali saya mendarat di Selayar saya melihat bahwa daya tarik wisata yang miliki oleh Selayar masih sangat orisinil”, ujarnya.
Potensi ini tentunya tidak bisa disia-siakan begitu saja, diperlukan peran serta masyarakat lokal dalam hal ini Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) untuk mengembangkannya tidak hanya pengembangan wisata bahari namun juga wisata budaya.
“Perlu diketahui bahwa dalam ajang ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) salah satu indikator penilaiannya adalah wisata budaya, Pokdarwis memiliki tugas untuk melakukan pengembangan dan pendataan terhadap wisata budaya apa yang dimiliki di daerahnya”, sambungnya.
Lebih lanjut Bapak Ikbal juga menjelaskan tentang peran masyarakat dalam mengelola, melindungi dan memanfaatkan wisata budaya yang ada di Selayar.
“Bagaimana peran masyarakat dalam mengelola, melindungi dan memanfaatkan wisata budaya yang ada di Selayar yakni dengan cara menguatkan motivasi dan mindset, melakukan upaya-upaya untuk mencari ilmu, dan menyebarkan ilmu dan pengetahuan informasi yang didapatkan kepada semua orang, salah satunya melalui sosial media. Dengan melakukan hal tersebut, itu sudah merupakan upaya maksimal untuk mengelola dan memanfaatkan wisata budaya yang ada di Selayar”, jelasnya. (NFS_HumasDisparbud)

