
Selayar, Pelaksanaan Bontolebang Camping Ground yang direncanakan tanggal 30-31 Juli 2022 menjadi perhatian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar untuk dibantu kesuksesan kegiatannya. Hadir di Desa Bontolebang pada Jumat (15/07/2022), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan didampingi oleh Pejabat Struktural dan Fungsional berdiskusi langsung bersama Kepala Desa Bontolebang, Ketua Bumdes dan Pokdarwis Desa Bontolebang terkait persiapan Camping Ground untuk memaksimalkan pelayanan yang akan diberikan kepada peserta.
Hal-hal teknis pelaksanaan Camping Ground menjadi bahan materi diskusi, terkhusus pelaksanaan evaluasi dari hasil rapat persiapan Camping Ground yang sebelumnya telah dilakukan di Ruang Kerja Kadisparbud pada bulan Juni lalu.
“Pelaksanaan Bontolebang Camping Ground hanya tinggal 14 hari, diharapkan kegiatan ini dipersiapkan secara maksimal, utamanya terkait fasilitas-fasilitas yang disiapkan seperti penyiapan 2 atau 3 toilet sementara, ketersediaan air bersih dan kebutuhan makanan berat dan cemilan untuk dipersiapkan atau diantisipasi” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs. Hizbullah Kamaruddin membuka diskusi tersebut.
Diketahui Camping Ground ini merupakan kegiatan yang kali ketiga dilaksanakan oleh Desa Bontolebang dengan target peserta diharapkan minimal 50 peserta, yang mana 20 orang diantaranya direncanakan dari Komunitas Camper Van Makassar. Sebagai ajang promosi desa wisata Bontolebang, kegiatan ini diharapkan dapat membawa peserta yang banyak untuk dapat menikmati keindahan alam desa Bontolebang dengan berbagai pertunjukan atau atraksi yang telah disiapkan.
Promosi kegiatan Bontolebang Camping Ground dengan paket wisata yang ditawarkan menjadi salah satu yang juga ditekankan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
“Diharapkan brosur yang nantinya dikeluarkan, didalamnya sudah detail disebutkan mengenai fasilitas dan atraksi yang disiapkan oleh panitia, khusunya fasilitas include dan exclude yang diikuti dengan kejelasan tarif yang terjangkau bagi peserta, namun tetap tidak merugikan para panitia”, jelas Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Sehubungan persiapan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan kesigapan Pokdarwis Desa Bontolebang untuk segera membagi tim atas pelayanan yang akan diberikan ke peserta, berhubung karena jadwal dan untuk memaksimalkan kegiatan.
“Jangan ada tanggapan dari peserta yang bilang tidak siap, ini yang perlu diantisipasi. Kita sudah pengalaman 2 kali pelaksanaan kegiatan dan sudah dilakukan evaluasi, sehingga pelayanannya dimaksimalkan. Kita ingin ada kesan yang baik setelah berakhirnya camping ini, ada sharing yang bagus dari peserta ke yang lainnya yang ingin mencoba” tutup Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga berencana akan berkunjung kembali untuk recheck kesiapan pelaksanaan kegiatan pada H-2 kegiatan. (Dian.AJ-HumasDisparbud)

