Kepulauan Selayar – Sebanyak 30 mahasiswa internasional dari berbagai negara yang tergabung dalam The 9th International Cultural Program (ICP) 2026 mengawali rangkaian kegiatan mereka di Kabupaten Kepulauan Selayar dengan mengunjungi Museum Nekara, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda dalam program bertema ‘Exploring the Maritime Culture of South Sulawesi’ yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, dan karakter kemaritiman Sulawesi Selatan kepada peserta internasional melalui pengalaman langsung (immersive cultural experience).
Disambut dan dipandu langsung oleh Kepala UPTD Museum Nekara, Ermawati, S.S., para peserta diajak menelusuri jejak panjang peradaban Kepulauan Selayar yang telah dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam jalur pelayaran dan perdagangan maritim Nusantara sejak berabad-abad silam.
Selain mengenal koleksi benda-benda bersejarah, para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai perjalanan sejarah Kepulauan Selayar, tradisi masyarakat pesisir, hingga posisi strategis Selayar sebagai gerbang menuju kawasan timur Indonesia yang sejak dahulu menjadi titik persinggahan berbagai bangsa.
Suasana kunjungan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kepada pemandu museum mengenai sejarah, budaya lokal, hingga nilai-nilai yang diwariskan oleh masyarakat Selayar dalam menjaga identitas budayanya.
Apresiasi penyelenggaraan The 9th International Cultural Program (ICP) 2026 di Kabupaten Kepulauan Selayar ini yang memperkuat diplomasi budaya melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara. Dengan menghadirkan mahasiswa internasional secara langsung di tengah masyarakat, program ini tidak hanya memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya (cultural tourism) sebagai pelengkap wisata alam yang selama ini menjadi andalan daerah. Wisata budaya tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi wisatawan, tetapi juga menjadi sarana melestarikan warisan budaya, sekaligus memperkuat identitas daerah.
Diketahui selain mengunjungi Museum Nekara, para peserta The 9th International Cultural Program (ICP) 2026 juga dijadwalkan mengunjungi Pulau Pasi Gusung untuk menjelajahi ekosistem pesisir dengan menyusuri Labirin Mangrove, hingga aktivitas keliling pulau (island-hopping) yang memungkinkan peserta untuk berinteraksi dengan masyarakat pesisir setempat. Selain itu, para peserta direncanakan juga akan mengunjungi Kampung Pandai Besi Sariahang, Desa Wisata Opu Karajeng, melihat proses produksi kopra, serta mengikuti berbagai permainan tradisional Indonesia sebagai bagian dari pengalaman budaya yang autentik.
Melalui penyelenggaraan program ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Universitas Hasanuddin berharap para peserta dapat menjadi duta promosi yang memperkenalkan keindahan alam, sejarah, budaya, serta potensi daerah Selayar kepada masyarakat internasional. (Dian-HumasDisparbud)


