Kepulauan Selayar – Menjelang pelaksanaan Celebes Scooter Party (CSP) XIX yang akan digelar pada 6–7 Juni 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar rapat koordinasi panitia kegiatan di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Kepulauan Selayar, Senin (11/05/2026).
Rapat dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, S.E., M.Si., didampingi Ketua Pelaksana CSP XIX, Muhammad Aqsa Ramadhan, A.A. (Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar), serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drs. Hizbullah Kamaruddin. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Nur Ihsan Chairuddin, S.S., bertindak sebagai moderator. Turut hadir para Kepala Perangkat Daerah, instansi vertikal, camat, lurah, tim komunitas SNTC (Scooter Nekara Tanadoang Club), serta unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, Pj. Sekda menegaskan bahwa jadwal kegiatan yang telah ditetapkan tidak dapat lagi diubah. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh panitia, termasuk penunjukan Liaison Officer (LO) guna mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, event ini harus mampu memberikan kesan positif, baik bagi komunitas Vespa yang hadir maupun bagi pelaku UMKM lokal, khususnya produk unggulan seperti emping.
“Publikasi harus dilakukan secara maksimal dan tepat waktu, sehingga gaung kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Ketua Pelaksana, Muhammad Aqsa Ramadhan, memaparkan teknis pelaksanaan kegiatan secara rinci, mulai dari alur kegiatan hingga kebutuhan teknis di lapangan.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan mengingatkan pentingnya persiapan maksimal dari seluruh pihak, meskipun komunitas Vespa dikenal tidak memerlukan perlakuan khusus. Ia juga menekankan bahwa kesiapan daya tarik wisata yang akan dikunjungi peserta perlu diperhatikan dengan mengacu pada konsep A3 (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). Selain itu, lokasi titik nol menjadi perhatian penting yang memerlukan dukungan dasar hukum (legal standing) dari pemerintah pusat.
Dari aspek keamanan, pihak kepolisian melalui Kasat Intel Polres Selayar menegaskan fokus pengamanan terhadap keselamatan orang dan barang, mulai dari kedatangan peserta ke Selayar hingga kembali ke daerah asal. Pengaturan kendaraan juga menjadi perhatian, termasuk pembatasan kendaraan menuju kawasan Appatanah serta seleksi kendaraan yang layak.
Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) turut menjadi perhatian mengingat karakteristik kendaraan Vespa yang cenderung boros. Sementara itu, Dinas Perhubungan menyatakan kesiapan pengaturan lalu lintas dengan dukungan penuh dari TNI dan Polri.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kecamatan Benteng yang menyiapkan Aula Kecamatan sebagai fasilitas akomodasi peserta. Pihak ASDP menyampaikan bahwa layanan tiket online akan tersedia hingga satu bulan sebelum kegiatan, dengan catatan diperlukan data jumlah kendaraan untuk memastikan ketersediaan tiket.
PLN memastikan kesiapan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung dengan dukungan dua unit genset dan UPS, serta mengupayakan tidak adanya pemadaman, khususnya di wilayah Appatanah.
Event ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kepulauan Selayar, karena terpilih sebagai tuan rumah dari tiga kabupaten di Sulawesi Selatan.
“Ini adalah event kita bersama, baik pemerintah daerah maupun masyarakat Selayar. Kita berharap kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta,” ungkap salah satu perwakilan panitia.
Dalam diskusi, Satpol PP menyoroti pentingnya koordinasi melalui grup komunikasi serta kemungkinan pelaksanaan seremoni penjemputan peserta. Sementara itu, Humas menekankan perlunya rapat khusus terkait publikasi serta kolaborasi dokumentasi bersama komunitas Vespa.
Menutup rapat, Pj. Sekda mengarahkan agar masing-masing seksi segera melaksanakan rapat internal guna mematangkan persiapan serta menjadi bahan evaluasi pada pertemuan selanjutnya. Ia juga berharap kegiatan ini mampu menghasilkan testimoni positif dari para peserta.
“Jika kita mampu melaksanakan kegiatan ini dengan baik, maka hasil yang kita peroleh juga akan baik,” tutupnya. (FitriSaid_HumasDisparbud)

