Selayar – Pelaksanaan minggu pertama Car Free Day (CFD) di area sekitar Lapangan Pemuda Benteng, Kepulauan Selayar pasca dilaunching pada 13 Juli 2025 lalu berhasil menarik perhatian dan antusiasme dari masyarakat. Ratusan masyarakat tampak memadati area Lapangan Pemuda Kota Benteng, yang kini secara resmi ditetapkan sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor berdasarkan Keputusan Bupati Kepulauan Selayar Nomor 360/VI/Tahun 2025.
Kegiatan Car Free Day yang dimulai sejak Sabtu sore pukul 16.00 WITA hingga Minggu pukul 11.00 WITA ini menjadi ruang produktif masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, dan mendukung geliat ekonomi lokal.
Terpantau hadir langsung di tengah keramaian pada saat Car Free Day pekan lalu, hari Sabtu dan Minggu 19 s/d 20 Juli 2025, Bupati H. Muhammad Natsir Ali, Wakil Bupati Drs. H. Muhtar, M.M, dan Sekda Drs. Mesdiyono, M.Ec., Dev. bersama keluarga, ikut melakukan jalan santai dan olahraga ringan bersama masyarakat. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat dan menegaskan komitmen pemda dalam mendorong gaya hidup sehat, serta mendukung pertumbuhan UMKM dan geliat ekonomi lokal.
Tak hanya menjadi ruang sehat dan bebas polusi, CFD juga terbukti menghidupkan ekonomi lokal. Berdasarkan data dari para pelaku UMKM yang berjualan di area CFD, tercatat perputaran uang mencapai total lebih dari 75 juta rupiah hanya dalam satu hari pelaksanaan. Hal ini menunjukkan betapa besarnya potensi ekonomi yang tumbuh dari ruang publik yang aktif dan partisipatif.
Sebagai informasi sesuai Keputusan Bupati, kawasan CFD meliputi ruas Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Emmi Saelan – Jl. Penghibur – Jl. R.E. Martadinata, yang terbuka untuk berbagai kegiatan bertema lingkungan hidup, pariwisata, pasar UMKM, olahraga, seni budaya, kesehatan, pendidikan, hingga layanan sosial seperti perpustakaan keliling.
Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat Selayar untuk terus mendukung pelaksanaan Car Free Day setiap akhir pekan. Tidak hanya dengan hadir berolahraga dan menikmati hiburan, tetapi juga dengan memberdayakan UMKM lokal melalui aktivitas belanja, serta menjaga kebersihan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan.
Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci dukungan keberlanjutan dan suksesnya CFD sebagai ruang publik yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Dian-HumasDisparbud)

