Selayar – Appa : Pameran dan Pasar Seni, yang berlangsung selama 2 (dua) hari di Sapo Budaya, Benteng Selayar secara resmi ditutup pada Selasa, 22 April 2025 pukul 21.30 WITA, Appa merupakan pameran dan pasar seni yang menghadirkan 4 karya kolaboratif dari para seniman residensi, 4 karya hasil lokakarya berkelanjutan bersama perempuan-perempuan Selayar, serta pemutaran film dokumenter.
Dalam acara penutupan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Ny. Tri Yanti Rahmawati Natsir, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh seluruh seniman dan perempuan-perempuan yang telah berpartisipasi. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.
“Dalam penglihatan saya, produk-produk yang ditampilkan pada pameran dan pasar seni sudah sangat bagus, ternyata orang Selayar luar biasa, Selayar bisa tonji, namun beberapa sentuhan dan polesan diperlukan dalam pengembangan produk agar lebih go international, jika bisa dikembangkan, bisa kami bantu produksinya,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar beserta rombongan melakukan kunjungan ke stand-stand pameran dan pasar seni untuk melihat hasil karya para perempuan Selayar berupa Jam Nekara, Lonceng Angin Bitombang, Ganci dan Kalung Rannu/Kenari, berbagai gelang, kalung dan perhiasan lainnya. Dilanjutkan dengan melihat beberapa hasil karya seni kolaboratif dari para seniman residensi.
Ny. Tri Yanti Rahmawati Natsir menunjukkan sikap antusiasnya bahkan memutuskan untuk membeli salah satu produk pada pameran tersebut, yaitu kain ecoprint dari Galeri Tsurayya.
Appa : Pameran dan Pasar Seni juga diisi kegiatan workshop oleh Julia Garninda Guntur sebagai pemateri yang juga merupakan Project Manager dari Buah Tangan Perempuan Selayar (BTPS).
Workshop yang mengangkat tema Breads, Threads & Hastags : Crafting your Digital Presence ini bertujuan untuk membantu perempuan Selayar membangun kesadaran merek (branding awareness) setelah mereka mengikuti lokakarya kerajinan, agar pengetahuan yang telah diperoleh tentang menciptakan produk bernilai ekonomis tidak berhenti pada proses produksi saja, melainkan dapat disebarkan lebih luas dan mendatangkan manfaat secara ekonomi, khususnya bagi perempuan di Selayar.
Diakhir acara, tak lupa panitia penyelenggara juga berterima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar dan seluruh pihak terkait karena acara ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar. (NFS_HumasDisparbud)





