Selayar, 7 April 2025 — Hamparan laut biru jernih di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate kembali menjadi saksi kedatangan wisatawan mancanegara. Kali ini, kapal tradisional mewah Phinisi Ombak Putih merapat di perairan Pulau Tinabo, membawa sebanyak 11 turis asing dalam sebuah perjalanan Live on Board (LoB) yang eksklusif.
Kapal yang dikenal sebagai salah satu phinisi terbaik untuk ekspedisi laut, khususnya bagi penggemar dunia bawah air ini memiliki fasilitas menyelam lengkap, mulai dari ruang penyimpanan peralatan hingga dek lapang untuk persiapan penyelaman. Kapal Ombak Putih telah lama menjadi favorit para penyelam profesional, khususnya di kawasan Labuan Bajo. Kini, dengan perluasan rute hingga ke Taka Bonerate, peluang peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Selayar semakin terbuka.
Pulau Tinabo, salah satu ikon di Taman Nasional Taka Bonerate, menyambut para tamu dengan daya tarik uniknya: keberadaan baby shark yang berenang bebas di perairan dangkal. Pemandangan ini kerap menjadi momen langka dan mengesankan bagi wisatawan, terutama saat snorkeling atau sekadar menikmati pantai berpasir putih yang masih alami. Selain keindahan bawah lautnya, kawasan ini juga dikenal sebagai pusat konservasi dan edukasi.
Sebelumnya, pada 5 April 2025, Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate juga menerima kunjungan kapal pesiar mewah MV Scenic Eclipse II ke Pulau Lantigiang. Dikutip dari berita website Taman Nasional Taka Bonerate, kapal pesiar mewah ini ini membawa 349 orang penumpang, termasuk awak kapal dan wisatawan dari berbagai negara. Sebanyak 177 orang di antaranya turun untuk menjelajahi Pulau Lantigiang, menikmati snorkeling, serta eksplorasi pantai yang memukau.
Menanggapi lonjakan minat kunjungan wisatawan asing tersebut, Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali dalam wawancaranya menyampaikan optimisme terhadap perkembangan sektor pariwisata Kepulauan di tengah efisiensi anggaran.
“Ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi kita semua untuk bangkit di sektor pariwisata, di tengah-tengah efisiensi anggaran, agar mampu menjadi sumber pendapatan daerah,” ujar Bupati.
Dengan kunjungan beruntun dari kapal pesiar dan phinisi eksklusif, kawasan Taka Bonerate membuktikan diri sebagai magnet wisata bahari yang berkelas dunia. Kombinasi keindahan daya tarik wisata, dengan pengalaman wisata berbasis konservasi menjadikan destinasi tersebut semakin dilirik, tidak hanya oleh wisatawan domestik, tetapi juga oleh wisatawan asing. (Dian-HumasDisparbud)

