Mulai November 2016 ini, jalur penerbangan dari Makassar ke Kepulauan Selayar berlangsung setiap hari dengan jadwal dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 08.55 dan dari Bandara Aroeppala Kepulauan Selayar pada pukul 09.55. Jarak tempuh Makassar ke Selayar sendiri hanya sekitar 40 menit.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Basli Ali, baru – baru ini di Benteng, Kepulauan Selayar. Sebelumnya rute tersebut hanya dilayani oleh maskapai Wings Air pada hari Sabtu, Selasa dan Kamis. Kebijakan penambahan frekwensi tersebut oleh maskapai bersangkutan diambil seiring meningkatnya animo masyarakat menggunakan jasa angkutan udara dalam beberapa waktu terakhir. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Type ATR – 72 seri 600.
Selain Makassar – Selayar, rute dari Bandara Aroepala Kepulauan Selayar, diantaranya ke Nusa Tenggara Timur dan Kendari. Untuk sementara rute ke NTT dan kendari sendiri belum dilayani setiap hari.
Sementara itu, penggiat pariwisata di Kepulauan Selayar menyambut baik penambahan frekwensi penerbangat tersebut sebagai angin segar dalam mengembangkan pariwisata Bumi Tanadoang, julukan Kepulauan Selayar. “Dengan akses yang semakin mudah, Kepulauan Selayar berpeluang menjadi tujuan wisata utama,” ucap Iwan J. Syahbani dari PT. Bone Malea Resort yang mengembangkan kawasan wisata di pantai Bone Malea, Kepulauan Selayar.
“Upaya menjual dan mempromosikan potensi wisata Kepulauan Selayar juga semakin mudah dengan regulernya penerbangan ke Selayar,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Selayar, Kadhafi di Selayar, Sabtu ( 5/11/2016 ).
Adapun potensi wisata yang banyak diminati wisatawan di Kepulauan Selayar adalah Taman Nasional Takabonerate, Pantai Liang Kareta dan pesisir timur Kepulauan Selayar. Adapun wisata sejarah di Bumi Tanadoang seperti Jangkar Raksasa peninggalan saudagar China dan Gong Nekara di Dusun Matalalang.
