Selayar, Pelaksanaan kegiatan Bontolebang Fun Camp yang diikuti oleh beberapa peserta, baik peserta umum, peserta yang diutus oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan BUMN/BUMD telah dilaksanakan pada 30-31 Juli 2022, bertempat di Dusun Gusung Timur, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu.
Kegiatan yang juga merupakan rangkaian perayaan HUT RI ke-77 ini, mengangkat tema ‘Back to Nature for Healing’ yang mana dijelaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs. Hizbullah Kamaruddin merupakan tema yang tepat untuk para peserta yang berasal dari beragam instansi untuk melepas penat dari padatnya rutinitas pekerjaan yang dilakukan dengan mengikuti kegiatan Bontolebang Fun Camp ini.
Dikemas dengan beragam aktivitas seru dan lomba menarik oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bontolebang yang didukung penuh oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kegiatan ini menyedot perhatian masyarakat Desa Bontolebang.
Dimulai pada Sabtu sore (30/07/2021), aktivitas dan lomba yang diselenggarakan dimulai dari lomba tarik tambang, A’sulo atau menangkap ikan di waktu air laut surut dengan menggunakan alat tangkap sederhana dan alat penerangan yang seadanya. Selain itu, seremoni pembukaan kegiatan oleh Sanggar Seni Passiana yang menampilkan Fire Dance, dilanjutkan dengan lomba menarik diantaranya lomba menyanyi, lomba joget balon hingga lomba memasukkan paku kedalam botol.
Selain itu, pada Minggu pagi (31/07/2022), kegiatan Bontolebang Fun Camp dimulai dengan bersih pantai oleh para peserta camp dan senam pagi. Kemudian, dilanjutkan dengan lomba panjat kelapa, lomba sarung, lomba tuang tepung, lomba lari karung, hingga lomba menguras air laut. Keseluruhan lomba ini diikuti oleh para peserta camp, anggota Saka Pariwisata dan masyarakat Desa Bontolebang yang turut ikut di keseruan lomba yang dipersiapkan oleh Pokdarwis dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Partisipasi masyarakat tidak hanya pada lomba yang diikuti saja, namun beberapa masyarakat juga turut andil dalam penyiapan makanan atau jajanan untuk para peserta camp. Lebih dari itu, keterlibatan masyarakat inilah menjadi hal yang diharapkan dalam kegiatan-kegiatan kepariwisataan.
Dalam sambutan pada pembukaan Bontolebang Fun Camp ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs. Hizbullah Kamaruddin menyebutkan terkait partisipasi masyarakat menjadi konsep pariwisata yang sejalan dengan Community Based Tourism yang digaungkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Mungkin saat ini belum begitu banyak dirasakan, tapi paling tidak kedepannya perekonomian masyarakat akan lebih maju dan bisa lebih berkembang. Hal ini merupakan konsep dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa kegiatan kepariwisataan harus berbasis masyarakat, artinya masyarakat yang dikedepankan paling tidak, masyarakat bisa merasakan manfaat dari kegiatan-kegiatan kepariwisataan ini.” Ungkap Drs. Hizbullah Kamaruddin. (Dian.AJ-HumasDisparbud)



